TUGAS : INDIVIDU
KELAS : B
MATA KULIAH
METODIK KHUSUS
DAFTAR
TILIK & JOB SHEET

DOSEN
PENGAMPUH: HJ.
HIDAYATI, S.ST.,M..KEB
OLEH:
S I T T I S A R T
I
NIM : 14 3145 301. 076
PROGRAM STUDI D-IV BIDAN PENDIDIK
STIKes MEGA REZKY MAKASSAR
KOTA MAKASSAR
T.A 2014/2015

DAFTAR
TILIK
PEMERIKSAAN PANGGUL LUAR
Nama Mahasiswa :
.......................................................
NIM :
.......................................................
Kelas :
.......................................................
Pembimbing :
.......................................................
Hari/Tanggal :
.......................................................
Waktu : ........ Menit
|
Beri tanda (√ ) dalam kolom yang tersedia disebelah
kanan sesuai dengan tindakan yang dilakukan oleh mahasiswa
|
No.
|
Langkah/Kegiatan
|
Nilai
|
||
|
0
|
1
|
2
|
||
|
Persiapan
|
||||
|
1.
|
Menyiapkan alat dan bahan yang
diperlukan
Letakkan alat dan bahan secara
ergonomis
Bahan:
r Phantom panggul
Alat:
r Pita Meteran (pita pengukur)
r Jangka Panggul
r Alat Pencatat ( buku dan alat tulis )
r Sampiran
|
![]() |
|
|
|
Pelaksanaan
|
||||
|
2.
|
Menyapa pasien dengan sopan dan ramah , memperkenalkan
diri kepada pasien, dan Menjelaskan maksud dan tujuan
|
|
|
|
|
3.
|
Memasang sampiran/ menjaga privacy
|
|
|
|
|
4.
|
Mencuci tangan dengan sabun dibawah
air mengalir
|
|
|
|
|
5.
|
Minta pasien untuk berbaring ditempat
tidur dengan satu bantal dibagian kepala, kemudian tutupi bagian tubuh pasien
yang tidak termasuk area yang akan diperiksa
|
|
|
|
|
6.
|
Meminta ijin dilakukan tindakan
|
|
|
|
|
7.
|
Distansia spinarum
a.
Pasien dianjurkan berbaring terlentang dengan kedua kaki
diluruskan
b. Bidan menghadap pada pasien, ambil
jangka panggul
c.
Ujung jari
telunjuk kanan dan kiri berada
pada ujung jangka panggul
d. Jari tengah mencari tulang SIAS
(spina iliaka anterior superior) di kiri dan kanan panggul
e.
Tempatkan ujung jangka panggul pada masing-masing tulang
tersebut dan baca skala pada jangka panggul
f.
Jarak normal adalah 23-26 cm
|
|
|
|
|
8.
|
Distansia
kristarum
a.
Pasien dianjurkan berbaring terlentang dengan kedua kaki
diluruskan
b.
Bidan menghadap pada pasien, ambil jangka panggul
c.
Jari tengah mencari tulang krista iliaka di kiri dan kanan
panggul
d. Tempatkan ujung jangka panggul pada
masing-masing tulang tersebut dan baca skala pada jangka panggul
e.
Jarak norma adalah 26-29 cm
|
![]() |
|
|
|
9.
|
Konjugata
externa (Boudeloque)
a.
Pasien dianjurkan berbaring miring membelakangi bidan
dengan kedua kaki diluruskan
b. Bidan dengan posisi dibelakang pasien
mengambil jangka panggul
c.
Jari tengah mencari tulang lumbal V tempatkan ujung jangka
panggul kemudian cari tulang simfisis pubis bagian atas dan tempatkan ujung
jangka panggul yang lain dan baca skala pada jangka panggul
d. Jarak normal adalah 18-20 cm
|
|
|
|
|
10.
|
Distansia
tuberum
a.
Pasien dianjurkan berbaring miring membelakangi bidan
dengan kedua kaki diluruskan
b. Bidan dengan posisi dibelakang pasien
mengambil jangka panggul
c.
Tempatkan ujung jangka panggul pada tuber iskii kanan dan
kiri dan baca skala pada jangka panggul
d. Jarak normal adalah 10,5-11 cm
|
|
|
|
|
11.
|
Lingkar
panggul luar
a.
Pasien dianjurkan berbaring miring membelakangi bidan
dengan kedua kaki diluruskan
b. Tempelkan
ujung pita pengukur (pada angka 0) di pinggir atas symphisis ke pertengahan
antara spina iliaca anterior superior dan trokhanter mayor kanan ke
pertengahan Spina iliaca anterior superior dan Trokhanter mayor kiri kemudian
kembali lagi ke simpisis (melingkar) dan baca skala pada pita pengukur
![]()
c.
Jarak normal adalah 80-90 cm
|
|
|
|
12. |
Merapikan alat
|
|
|
|
|
13.
|
Memberitahukan hasil pengukuran
|
|
|
|
|
14.
|
Cuci tangan
|
|
|
|
|
15.
|
Catat hasil tindakan dalam catatan
kebidanan
|
|
|
|
|
Total
Nilai
|
|
|||
|
Jumlah aspek yang dinilai
Petunjuk :
1)
Berikan penilaian
atau Check list pada tindakan yang dilakukan.
2)
Nilai minimum
adalah nilai B, jika nilai dibawah nilai minimum akan dilakukan pengulangan.
3)
Kriteria skor
penilaian adalah :
A : 80 - 100
B : 68 - 79
C : 56 - 67
D : 45 - 55
E : 0 – 40
Pembimbing
(.............................................)

Job Sheet
Mata Kuliah : Asuhan
Kebidanan I (Kehamilan)
Topik keterampilan :
Pemeriksaan Fisik Ibu Hamil
Keterampilan :
Pengukuran Panggul Luar
Unit :
Asuhan Kehamilan I (Kehamilan)
Waktu : 45 menit
Dosen : Sitti Sarti
Referensi:
1.
Bagian Obstetri dan
Ginekologi FK UNPAD. 1995. Obstetri
Fisiologi. Bandung. Penerbitan Eleman.
2.
Manuaba, IGB, 1998, Penyakit
Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, Jakarta :
EGC.
3.
Prawirohardjo,
Sarwono. 2008. Ilmu Kebidanan.
Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
1. Setelah membaca job sheet dan
melihat peragaan mahasiswa mampu menyiapkan alat-alat untuk melakukan
pengukuran panggul luar pada ibu hamil.
2. Setelah
membaca job sheet dan melihat peragaan mahasiswa mampu melakukan
pemeriksaan pengukuran panggul luar pada ibu hamil.
Pada ibu hamil perlu dilakukan pemeriksaan
panggul luar untuk menilai keadaan dan bentuk panggul apakah terdapat kelainan
atau keadaan yang dapat menimbulkan penyulit persalinan, apakah terdapat dugaan
kesempitan panggul atau kelainan panggul.
Tujuan
:
1. Untuk mengetahui panggul seseorang apakah
normal atau tidak.
2. Untuk mengetahui bentuk atau keadaan panggul
seseorang
Pemeriksaan panggul ini dilakukan pada usia
kehamilan > 32 minggu pada setiap pemeriksaan antenatal. Pemeriksaan
Panggul dilakukan:
1.
Pada pemeriksaan
pertama pada ibu hamil.
2.
Pada ibu yang pernah
melahirkan bila ada kelainan pada persalinan yang lalu.
Pemeriksaan panggul luar di lakukan pada ibu hamil primigravida yang di curigai memiliki ukuran
panggul yang kurang dari normal seperti pada ibu dengan tinggi badan < 145
cm, atau pada inspeksi panggul ibu terlihat kecil atau sangat kurus. Jika di
dukung oleh pemeriksaan panggul dalam kita dapat memprediksikan apakah proses
persalinan dapat dilakukan pervaginam atau perabdominal.
1.
Tindakan pemeriksaan ukuran panggul luar di lakukan oleh mahasiswa secara
individu.
2.
Sebelum melakukan pemeriksaan ukuran panggul luar terlebih dahulu mahasiswa
harus menguasai anatomi tulang panggul.
3.
Baca dan pelajari Job Sheet yang di berikan.
4.
Ikuti
petunjuk dan instruktur.
Ikuti
petunjuk dan instruktur.
5.
Tanyakan pada
instruktur bila
ada hal-hal yang belum atau tidak di mengerti.
1.
Perhatikan privacy dan kenyamanan ibu saat melakukan tindakan.
2.
Jangan terlalu menekan ujung dari panggul saat melakukan prosedur pemeriksaan.
3.
Bacalah dengan teliti skala yang terdapat pada jangkar panggul.
4.
Cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan
1.
Persiapan
1)
Bahan
r Phantom
tulang panggul
2)
Alat
r Jangka panggul
r Pita
pengukur
r Alat
pencatat ( buku dan alat
tulis )
3)
Perlengkapan
r Sampiran

2. Prosedur Kerja
|
No.
|
LANGKAH-LANGKAH
|
ILUSTRASI / GAMBAR
|
|
1.
|
Siapkan alat-alat
dan bahan
Key Point
(Susun alat-alat secara ergonomis = menyusun alat sesuai urutan
menggunakannya)
|
![]() |
|
2.
|
Menyapa pasien dengan sopan
dan ramah, Memperkenalkan
diri kepada pasien, dan Menjelaskan maksud dan tujuan
|
![]() |
|
3.
|
Menjaga privasi klien
|
![]() |
|
4.
|
Pemeriksa cuci
tangan dan keringkan dengan
menggunakan handuk bersih
Key Point
(Cuci tangan dengan
menggunakan 7 langkah mencuci tangan)
|
![]() |
|
5.
|
Mengatur posisi ibu
hamil dengan
berbaring ditempat tidur.
Key Point
(Pengukuran dapat
di lakukan dengan posisi berbaring atau berdiri)
|
![]() |
|
6.
|
Meminta ijin dilakukan tindakan
Key point:
![]()
(Beritahu
ibu dengan bahasa yang di mengerti)
|
![]() |
|
7.
|
Lakukan pengukuran Distansia
Spinarum
a)
Peganglah jangka
panggul dengan posisi ibu hamil dan angka penunjuk menghadap ke pemeriksa
|
![]() |
|
|
b)
Tentukan Spina iliaca
anterior superior kiri dan kanan ibu hamil.
Key Point
(Spina iliaca anterior adalah
ujung depan dari krista iliaca yang menonjol)
|
![]() |
|
|
c)
Tempelkan masing-masing ujung
jangka panggul pada spina iliaca anterior superior kiri dan kanan ibu hamil.
Key Point
(Jangan
terlalu menekan ujung jangka panggul saat pengukuran)
|
![]() |
|
|
d) Bacalah
angka petunjuk
Key Point
(Ukuran
normal orang Indonesia adalah 23-26 cm)
|
![]() |
|
8.
|
Lakukan pengukuran Distansia Cristarum.
![]()
a)
Peganglah ujung jangka panggul
dengan posisi ujung-ujung jangka panggul menghadap ke pemeriksa.
|
![]() |
|
|
b)
Tentukan crista iliaca kiri dan kanan ibu hamil.
Key Point
(Crista iliaca adalah jarak terjauh tulang panggul dan
merupakan pinggir tulang yang tebal)
|
![]() |
|
|
c)
Tempelkan masing-masing ujung
jangka panggul pada Crista iliaca kiri dan kanan ibu hamil.
Key Point
(Jangan
terlalu menekan ujung jangka panggul saat pengukuran)
|
![]() |
|
|
d)
Bacalah
angka petunjuk.
Key Point
(Ukuran normal orang
Indonesia adalah 26-29 cm )
|
![]() |
|
9.
|
Lakukan pengukuran Conjugata
exsterna (Boudeloque)
a) Peganglah jangka panggul
dengan
posisi ujung-ujung jangka panggul di sebelah kiri atau kanan ibu hamil dan
angka penunjuk mengahadap ke pemeriksa |
![]() |
|
|
b)
Tentukan :
(1) Pinggir
atas simpisis
(2) Ujung Processus
Spinosus lumbal ke V ibu hamil.
Key Point
(Ujung Processus terletak
kurang lebih 1 cm di bawah pertengahan garis antara crista iliaca kiri dan
kanan, berbentuk seperti belahan ketupat)
|
|
|
|
c)
Tempelkan masing-masing ujung
dari jangka panggul pada (1)
Pinggir atas simpisis dan (2) Ujung processus lumbal ke V ibu
hamil.
Key
Point
(Jangan terlalu menekan jangka
panggul saat melakukan pengukuran)
|
|
|
|
d)
Baca angka petunjuk.
Key Point
(Ukuran
normal orang Indonesia adalah 18-20 cm
)
|
|
|
10.
|
Lakukan pengukuran Distansia Tuberum
a) Peganglah jangka panggul dengan posisi ujung-ujung
jangka panggul berada pada posisi dibelakang ibu
hamil &
angka penunjuk mengahadap ke pemeriksa
|
![]() ![]() |
|
|
b)
Tentukan : Tuber iskii kanan dan kiri
Key Point
(Tuber
iskii kanan dan kiri berada 1 cm diatas profesus spinosus lumbal V yang
berbentuk seperti lesung pipi)
|
|
|
|
c)
Tempelkan masing-masing ujung dari jangka
panggul pada: Tuber
iskii kanan dan kiri
Key Point
(Jangan terlalu menekan jangka
panggul saat melakukan pengukuran)
|
![]() |
|
|
d) Baca angka petunjuk
Key
Point
(Ukuran
normal orang Indonesia adalah 10,5 - 11
cm )
|
![]() |
|
11.
|
Lakukan pengukuran lingkar panggul
a)
Pengukuran lingkar panggul di
lakukan dengan menggunakan pita pengukur.
Key point
(Gunakan
pita pengukur untuk melakukan pengukuran lingkar panggul)
|
![]() |

|
|
b)
Tentukan
(1) Pinggir atas
simpisis.
(2) Spina iliaca
anterior superior.
(3) Trokhanter
mayor pada ibu hamil.
Key
point
(Tempelkan ujung pita pengukur (pada angka 0) di
pinggir atas simpisis ke pertengahan antara Spina iliaca anterior superior
dan Trokhanter mayor kanan ke pertengahan Spina iliaca anterior superior dan
Trokhanter mayor kiri kemudian kembali lagi ke simpisis (melingkar)
|
|
|
|
c)
Bacalah angka petunjuk pada pita pengukur.
Key
Point
(Ukuran
lingkar panggul normal orang indonesia adalah 80-90 cm. )
|
|
|
12.
|
Memberitahukan hasil pengukuran pada
pasien
Key point
(Penjelasan dari hasil pemeriksaan ibu dapat
mengetahui keadaan dirinya)
|
|
|
13.
|
Alat-alat dirapikan
Key point:
(Alat-alat dirapikan dan letakkan sesuai dengan
tempatnya)
|
|
|
14.
|
Pemeriksa cuci tangan dan keringkan
Key
point
(Lakukan dengan cara 7 langkah
mencuci tangan)
|
a)
Mahasiswa mendemonstrasikan pemeriksaan panggul
luar secara individu, dengan kriteria :
r Setiap langkah dilakukan
secara sistematis dan memperhatikan keamanan serta kenyamanan ibu setiap
prosedur tindakan.
r Penempatan alat yang digunakan
mudah dijangkau dan telah diketahui fungsinya masing-masing.
b)
Memperhatikan privacy klien dalam setiap prosedur
yang dilakukan.
c) mperhatikan prinsip pencegahan infeksi.
d)
Dosen menilai langkah-langkah pemeriksaan panggul luar yang dilakukan dengan menggunakan check list.

























0 komentar:
Posting Komentar